Berikut ini adalah contoh doa untuk situasi tersebut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرُدَّ عَلَيَّ مَا انْتُزِعَ مِنِّي بِغَيْرِ حَقٍّ، وَأَنْ تَهْدِيَ قَلْبَ الَّذِي أَخَذَهُ إِلَى الصِّدْقِ وَالْعَدْلِ

“Allahumma inni as’aluka an turudda ‘alayya ma intuzi’a minni bighairi haqqin, wa an tahdiya qalba alladhee akhadhahu ila as-sidqi wal-‘adl.”

Artinya:

“Ya Allah, saya memohon kepada-Mu agar mengembalikan kepada saya apa yang telah diambil tanpa hak, dan semoga Engkau memberi petunjuk kepada hati orang yang telah mengambilnya agar berlaku jujur dan adil.”

Ingatlah bahwa doa ini hanya contoh, dan intinya adalah memohon kepada Allah untuk mendapatkan kembali hak Anda dan berharap bahwa orang yang mengambil hak tersebut diberikan hidayah. Namun, Anda juga harus melakukan upaya-upaya lain seperti mencoba berbicara dengan orang tersebut atau melaporkannya ke pihak berwajib jika perlu.