Doa Untuk Anak Yang Aqiqah

Aqiqah adalah tradisi Islam yang dilakukan sebagai tanda syukur atas kelahiran anak. Dalam proses ini, biasanya dilakukan pemotongan hewan seperti kambing atau domba sebagai bentuk penyerahan dan pengorbanan kepada Allah.

Berikut adalah doa yang bisa diucapkan saat melakukan aqiqah:

اللَّهُمَّ هَٰذَا عَقِيقَةُ (nama anak) ، دَمُهَا بِدَمِهِ ، وَلَحْمُهَا بِلَحْمِهِ ، وَعَظْمُهَا بِعَظْمِهِ ، وَشَعْرُهَا بِشَعْرِهِ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أُضَحِّي بِهَا عَنْهُ ، اللَّهُمَّ فَتَقَبَّلْ مِنِّي كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ حَبِيبِكَ مُحَمَّدٍ وَخَلِيلِكَ إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ.

Transliterasi: “Allahumma haadha aqiqatu [nama anak], damuha bi damihi, wa lahmuha bi lahmih, wa ‘azmuha bi ‘azmih, wa sha’ruha bi sha’rih. Allahumma inni udahi biha ‘anhu, Allahumma fataqabbal minni kama taqabbalta min habibika Muhammad wa khalilika Ibrahim ‘alayhima assalam.”

Artinya:

“Ya Allah, ini adalah aqiqah [nama anak], darahnya sebagai pengganti darahnya, dagingnya sebagai pengganti dagingnya, tulangnya sebagai pengganti tulangnya, dan rambutnya sebagai pengganti rambutnya. Ya Allah, sesungguhnya aku melakukan ini sebagai kurban darinya, Ya Allah, maka terimalah dari aku sebagaimana Engkau menerima dari kekasih-Mu Muhammad dan sahabat-Mu Ibrahim. Semoga damai sejahtera tercurah kepada mereka.”

Ingatlah bahwa aqiqah bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang menyambut dan merayakan kehidupan baru dengan sikap syukur dan kerendahan hati. Tujuannya adalah untuk membawa berkah dan perlindungan untuk anak tersebut dan mengakui bahwa setiap kehidupan adalah anugerah dari Allah.