Doa Merindukan Seseorang Yang Belum Halal

Merindukan seseorang yang belum halal, seperti calon pasangan dalam tahap penjajakan atau ta’aruf, adalah hal yang wajar dan alami. Sebaiknya, doa yang diucapkan adalah doa agar hubungan dapat berjalan sesuai dengan tuntunan agama dan berakhir pada pernikahan yang sah dan berkah.

Berikut adalah contoh doa tersebut dalam bahasa Arab dan juga terjemahannya dalam Bahasa Indonesia:

اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ خَيْرًا لِي فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ فَقَدِّرْهُ لِي، وَإِنْ كَانَ غَيْرَ ذَلِكَ فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَقَدِّرْ لِي الخَيْرَ حَيْثُ كَانَ، ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ

“Allahumma in kana khairan li fid-dunya wal-akhirah faqaddirhu li, wa in kana ghaira dhalika fasrifhu ‘anni waqaddir li alkhaira haithu kana, thumma ardini bihi.”

Terjemahannya:

“Ya Allah, jika ini baik untukku di dunia dan akhirat, maka takdirkanlah untukku, dan jika ini bukanlah yang terbaik, maka jauhkanlah dari diriku dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun itu berada, kemudian buatlah aku merasa puas dengan kebaikan itu.”

Harap diingat bahwa sebaiknya hubungan antara individu yang bukan muhrim selalu dilakukan dengan menjaga batas-batas yang ditentukan oleh agama dan menjauhi hal-hal yang bisa menjerumuskan pada perbuatan yang tidak syar’i.