Doa Menghadapi Kehilangan

Kehilangan, baik itu kehilangan orang yang dicintai, pekerjaan, atau sesuatu yang berharga, merupakan bagian dari ujian kehidupan yang kadang kala sangat berat untuk dihadapi. Islam mengajarkan untuk kembali kepada Allah SWT dalam setiap kondisi, memohon kekuatan dan ketabahan. Berikut ini adalah doa yang dapat dibaca untuk memohon ketabahan menghadapi kehilangan:

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي صَابِرًا عَلَى مَا أَصَابَنِي، وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهُ، اللَّهُمَّ لَا مُعَقِّبَ لِقَضَائِكَ، وَلَا رَادَّ لِقَدَرِكَ، وَلَكِنِّي أَسْأَلُكَ الصَّبْرَ عَلَى بَلاَئِكَ وَالرِّضَا بِقَدَرِكَ

Transliterasinya:

“Allahumma aj’alni sabiran ‘ala ma asabani, wa akhluf li khayran minhu, Allahumma la mu’aqqiba liqadha’ika, wa la radda liqadarika, walakinnee as’alukas sabra ‘ala bala’ika wa ar-rida biqadarik.”

Terjemahan

“Ya Allah, jadikanlah aku orang yang sabar atas apa yang menimpaku, dan gantikanlah untukku dengan sesuatu yang lebih baik darinya. Ya Allah, tidak ada yang dapat mengubah ketetapan-Mu, dan tidak ada yang dapat menolak keputusan-Mu, namun aku memohon kepada-Mu kesabaran dalam menghadapi ujian-Mu dan kepuasan dengan ketetapan-Mu.”

Doa ini mengajarkan kita untuk memohon ketabahan dan kesabaran dari Allah SWT dalam menghadapi segala jenis kehilangan, sekaligus meminta penggantian yang lebih baik dari yang hilang. Doa ini juga mengingatkan kita untuk menerima ketetapan Allah SWT dengan hati yang terbuka dan ridha, memahami bahwa setiap kejadian dalam kehidupan ini adalah bagian dari qadar (takdir) yang harus dihadapi dengan kesabaran dan kepercayaan penuh kepada Allah SWT.